tak-hanya-manjakan-mata-di-pet-expo-sch-bisa-belajar-bijakPeserta pameran sedang memeriksa hewan peliharaannya, dengan protokol kesehatan yang ketat. (istimewa)


Redaktur

Tak Hanya Manjakan Mata, di Pet Expo SCH Bisa Belajar Bijak


SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN—Lebih dari 20 komunitas dan usaha hewan peliharaan, meramaikan SCH Pet Expo yang telah dilaksanakan dari 24 Juli kemarin. Berlokasi di 3 tempat yang berbeda mulai dari Atrium Rama, Atrium Shinta dan Garden Lt. 1, event ini cukup mendapat antusias dari pengunjung.

Beberapa hewan yang dipamerkan misalnya, kucing, kelinci, anjing, gecko, ular, kura-kura, ikan, musang, iguana, hingga tarantula, dan masih banyak lagi.


Baca Lainnya :

    Pengunjung pun dapat melihat-lihat serta bertanya tentang perawatan hewan peliharaan yang baik. Sebagian besar stand juga menyediakan hewan yang siap dijual.

    Salah satu stand yang ikut memeriahkan pameran tersebut, Komunitas Animal Keeper Jogja (AKJ) memamerkan beberapa jenis hewan yang berhasil diselamatkan.


    Baca Lainnya :

      “Kami banyak menyelamatkan binatang yang berada di tempat yang tidak semestinya. Misalnya, ular masuk rumah. Di pameran ini kami juga mengedukasi masyarakat cara mengatasi gigitan ular, bagaimana menyelamatkan binatang. Kita belajar bijak dengan lingkungan,” ujar Rojul, anggota AKJ, Selasa (28/7/2020).

      Di stand @sanjayagecko pengunjung dapat melihat aneka ragam gecko warna-warni yang dijual mulai dari Rp 200 ribu sampai Rp30-50 juta. Hewan yang pakan utamanya adalah jangkrik tersebut, dikatakan berasal dari Pakistan.

      Sementara, di stand Iguente.yk dipamerkan beberapa jenis iguana dan kura-kura. Iguana termahal berwarna albino dibanderol Rp7 juta. Ada pula kura-kura sulcatta kecil yang dijual seharga Rp1,55 juta.

      Di stand lain, pengunjung dapat merasakan menggendong ular ivory besar dari Komunitas Reptile Yogyakarta. Di sana terdapat aneka ragam ular dan hewan reptil lainnya yang siap dipelihara.

      Selain pameran, di Sleman City Hall pada periode yang sama dilaksanakan pula kontes ikan Channa. Ikan yang memiliki kepala menyerupai ular ini disebut sedang menjadi tren selama beberapa tahun terakhir.

      “Sedang ngetren sejak 2018 kira-kira. Karena harganya tidak terlalu mahal seperti arwana. Perawatannya juga mudah,” ujar Muhammad Aziz, Ketua Panitia Kontes Jogja Royal Channa.

      Ia mengatakan ada 75 ikan Channa atau Snakehead yang mengikuti kontes selama tiga hari itu.

      Selain itu, terdapat kompetisi kucing dan anjing yang dibagi ke dalam berbagai kategori yang berbeda. Kategori untuk cat competition seperti domestic shorthair & long hair, persia, excotic dan other breed.

      Sedangkan untuk dog run competition yaitu jump and jump, catch the ball, dan sit on the box. Pemenang akan mendapatkan voucher belanja bernilai jutaan rupiah serta sertifikat penghargaan. Selama event ini berlangsung, pengunjung juga dapat melihat Aglaonema & Bonsai Exhibition di sepanjang area Atrium Rama dan Atrium Shinta.

      “Kami juga menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat untuk kenyamanan semua,” lanjutnya. (SM)


      TAGS: SCH 

      SHARE

      BERITA TERKAIT

      Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

      Tulis Komentar disini