Minggu, 11 Apr 2021,


proyek-infrastruktur-nasional-menambah-pad-dari-sektor-pajakJalan pantai selatan Jawa yang dinilai potensial menambah pendapatan dari PBB. (nanang w hartono/koranbernas.id)


Nanang W Hartono
Proyek Infrastruktur Nasional Menambah PAD dari Sektor Pajak

SHARE

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih mengatakan, dua proyek infrastruktur nasional bisa menambah pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Hal itu bisa terwujud karena Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) naik setelah adanya infrastruktur tersebut.


Ristawati mengatakan itu pada Gebyar Pajak Bumi dan Bangunan, Rabu (7/4/2021). Diserahkan penghargaan kepada kecamatan, desa dan kelurahan dengan realisasi pelunasan PBB tahun pajak 2021 tercepat.


Selain itu, juga dilakukan pengundian hadiah kepada wajib pajak PBB yang melunasi sampai dengan 31 Maret 2021. Ini sebagai upaya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kebumen meningkatkan pendapatan dari PBB Pedesaan dan Perkotaan.

Ristawati mengatakan, jalan lintas selatan selatan atau jalan pantai selatan Jawa yang telah terbangun serta tol Jogja-Cilacap yang direncanakan melewati Kabupaten Kebumen, bisa meningkatkan pendapatan dari sektor PBB.


Pendapatan akan naik karena faktor NJOP obyek PBB di sekitar jalan pansela dan jalan tol. Obyek PBB yang belum ada SPT PBB nya, juga bisa menjadi sumber peningkatan pendapatan dari PBB, sehingga obyek PBB bertambah.


Gebyar PBB sebagai bagian inovasi untuk meningkatkan realisasi pendapatan, merupakan wujud keteladanan aparatur sipil negara, legislatif serta tokoh masyarakat.


Pelaksana tugas Kepala Bapenda Kebumen Rini Kristiani mengungkapkan, pendapatan asli daerah dari sektor PBB menyumbang 27 persen dari seluruh pendapatan asli daerah. “Pendapatan dari PBB menyumbang 50 persen pendapatan dari pajak daerah,” kata dia.

Tiga tahun terakhir, terjadi peningkatan pendapatan dari PBB. Tahun anggaran 2018 pendapatan dari PBB Rp 42,2 miliar, tahun 2019 naik menjadi Rp 48,2 miliar. Tahun 2020 meskipun ada pandemi pendapatan dari PBB naik menjadi Rp 48,2 miliar. (*)



SHARE

'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini