Rabu, 02 Des 2020,


peserta-workshop-sepak-bola-wajib-bermaskerPemateri dan peserta workshop pengelolaan manajemen sekolah sepak bola berbasis desa. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)


Wahyu Nur Asmani EW

Peserta Workshop Sepak Bola Wajib Bermasker


SHARE

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Asosiasi Kabupaten PSSI Purworejo menyelenggarakan workshop pengelolaan manajemen sekolah sepak bola (SSB) berbasis desa. Kegiatan itu berlangsung di Aula Kecamatan Purworejo di Desa Cangkrep, Minggu (18/10/2020).

Ketua Ikatan Sepak Bola Purworejo (ISP) Angko Setiarso Widodo mengungkapkan keinginannya mencetak atlet sepak bola profesional.


Baca Lainnya :

“Zaman dahulu seseorang menjadi atlet sasarannya diangkat menjadi PNS. Tetapi saat ini kalau ingin menjadi atlet harus profesional,” kata Angko.

Untuk mewujudkan sepak bola Purworejo yang profesional, Angko menggandeng Rohman Supriyadi, pelatih asal Banjarnegara yang berhasil mencetak pemain sepak bola skala nasional.


Baca Lainnya :

Bahkan atlet-atlet binaan Rohman beberapa kali berlaga di pertandingan internasional di Malaysia, Singapura dan negara sahabat lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rohman Supriyadi mengingatkan pada masa pandemi Covid-19 seluruh kegiatan wajib mematuhi protokol kesehatan.

“Kegiatan workshop kali ini harus mematuhi protokol kesehatan, salah satunya memakai masker,” ujar pria asal Banjarnegara itu.

Peserta workshop ataupun  pemateri workshop semua harus mematuhi protokol kesehatan 3 M yaitu mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, menjaga jarak dan memakai masker.

Workshop berlangsung pagi hingga siang, sore harinya diadakan pertandingan eksibisi. Para atlet, ofisial dan penonton wajib memakai masker. (*)

 

Pemateri dan Pendukung Sekolah Sepak Bola (SSB) Ikatan Sepak Bola Purworejo (ISP) foto bersama dengan memakai masker.



SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini