lebih-segar-taman-air-menari-buka-lagiAfia Rosdiana, dr Mei Sitaresmi, Sarah Dlorita, Karyanto Wibowo dan Wailayati Ningsih berfoto saat pembukaan kembali wahana Taman Air Menari Taman Pintar Yogyakarta, Selasa (2/7/2019). (muhammad zukhronnee ms/koranbernas.id)


ronnee

Lebih Segar, Taman Air Menari Buka Lagi


SHARE

KORANBERNAS.ID -- Masih dalam suasana Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang diperingati 29 Juni lalu, Taman Pintar Yogyakarta membuka kembali Taman Air Menari di area playground taman tersebut.

Taman Air Menari merupakan area bermain outdoor (luar ruang) Taman Pintar. Di area ini anak-anak dapat melakukan berbagai permainan air secara cuma-cuma tanpa membayar tiket masuk.


Baca Lainnya :

Pasca-renovasi selama beberapa bulan, kini Taman Air Menari tampil lebih segar. Selain warna-warna cat yang menarik dan baru, keempat meriam air pun berfungsi dengan baik.

Kepala Bidang Pengelolaan Taman Pintar Yogyakarta, Afia Rosdiana, mengaku dari sekian banyak permainan atraktif dan interaktif di area playground, Taman Air Menari merupakan salah satu wahana permainan yang paling digemari pengunjung, terutama anak-anak.


Baca Lainnya :

"Perubahan konsep taman air menari sebenarnya sudah dilakukan sekitar dua tahun silam, sebelumnya taman air menari ini dilengkapi flying fox. Kemudian berubah konsep dilengkapi kincir air dan water canon," papar Afi  saat pembukaan kembali wahana Taman Air Menari Taman Pintar Yogyakarta, Selasa (2/7/2019).

Para orang tua tidak perlu khawatir akan kualitas air di wahana tersebut. Ini karena perputaran air yang menyembur sudah melalui proses filterisasi berlapis sebelum disemburkan kembali.

"Kalau tidak ada filter ya pasti akan gatal-gatal di kulit, apalagi kadang pengunjung anak-anak nggak sengaja pipis di dalam taman air. Kami juga rutin melakukan uji kelayakan air di semua wahana dengan dinas kesehatan terkait," tambahnya.

Pihaknya merasa bangga dapat terus bekerja sama dengan Danone yang mendukung terwujudnya visi misi untuk menciptakan sumber daya manusia berkualitas, terutama untuk kemajuan sains dan teknologi.

“Hingga saat ini berbagai fasilitas dan program yang dihadirkan Danone di Taman Pintar telah menjangkau lebih dari 26.000 anak dan ibu di Yogyakarta," kata Afi.

Wahana Taman Air Menari merupakan dukungan terbaru dari Danone di Indonesia. Wahana ini memberikan kesempatan kepada anak untuk bereksplorasi di luar ruang sambil mengasah kemampuan motorik dan imajinasi si kecil.

Taman Air Menari ini melengkapi berbagai program edukasi berkelanjutan dan wahana edukatif lainnya yang sudah hadir di Taman Pintar.

"Dukungan ini merupakan salah satu perwujudan dari misi danone one planet one health, yaitu untuk membawa kesehatan ke sebanyak mungkin orang di dunia melalui nutrisi, hidrasi sehat, serta perilaku hidup bersih dan sehat, hingga aktivitas fisik yang teratur." ujar Karyanto Wibowo, Sustainable Development Director Danone Indonesia.

Wajah baru

Dengan kehadiran wajah baru dari taman air menari yang dapat diakses secara gratis oleh pengunjung ini, dia berharap akan semakin banyak anak dan orang tua memperoleh edukasi dan memanfaatkan fasilitas stimulasi luar ruang ini untuk mendukung tumbuh kembang optimal anak-anak di Yogyakarta.

Sejak 2004, Danone di Indonesia melalui PT Sarihusada Generasi Mahardhika (Sarihusada) terus menyediakan berbagai fasilitas dan program di Taman Pintar untuk mendukung tumbuh kembang optimal anak-anak di Yogyakarta, antara lain melalui pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), penyediaan Wahana Jejak Nutrisi, dan Wahana Zona Kebaikan Air.

Merujuk data Riskesdas tahun 2018, tercatat 33,596 penduduk Indonesia di atas usia 10 tahun kurang melakukan aktivitas fisik.

Padahal, aktivitas fisik berguna untuk kebugaran tubuh, juga membantu stimuiasi motorik halus, motorik kasar, dan penyerapan nutrisi yang sangat dibutuhkan dalam masa tumbuh kembang anak.

Dokter Spesialis Anak dr Mei Neni Sitaresmi PhD SpA (K) menjelaskan, masa tumbuh kembang anak dimulai dari masa 1.000 hari pertama kehidupan yaitu dari sejak konsepsi dalam kandungan hingga usia dua tahun.

"Periode ini kemudian dilanjutkan pada masa pra-sekoiah, sekolah, hingga usia remaja. tumbuh kembang yang optimal pada awal kehidupan akan mendukung pertumbuhan, perkembangan dan kesehatan pada tahap selanjutnya. Untuk itu dukungan nutrisi dan stimulasi yang tepat sejak dini menjadi pondasi penting agar anak tumbuh dan berkembang dengan optimal sesuai potensinya," papar Mei.

Hadirnya Wahana Taman Air Menari juga disambut baik oleh Sarah Dlorita. Ibu dari satu orang anak yang kerap mengunjungi Taman Pintar ini mengungkapkan, salah satu tantangan pola pengasuhan di zaman sekarang adalah kemudahan akses teknologi seperti melalui gadget.

Berkurangnya sarana ruang terbuka di lingkungan sekitar membuat waktu anak untuk beraktivitas fisik dan berinteraksi dengan teman sebaya menjadi berkurang.

”Saya menyambut gembira hadirnya wahana seperti taman air menari karena dapat mendukung orang tua memberi kesempatan anak bermain di ruang terbuka, serta di saat bersamaan mengajarkan pentingnya gaya hidup sehat keluarga secara langsung dalam suasana yang menyenangkan," kata Sarah. (sol)



SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini