Sabtu, 24 Okt 2020,


empat-bulan-tutup-benteng-vredeburg-uji-coba-buka-lagiSuasana Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Jumat (24/7/2020). (istimewa)


Redaktur

Empat Bulan Tutup Benteng Vredeburg Uji Coba Buka Lagi


SHARE

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA – Terhitung sejak 16 Maret 2020 selama lebih empat bulan destinasi wisata Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta ditutup. Penutupan ini berdasarkan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan guna mencegah penyebaran wabah Covid-19 di area publik.

Menjelang penerapan New Normal, pengelola museum akan membuka kembali kunjungan wisatawan namun terlebih dulu diawali uji coba operasional secara terbatas.


Baca Lainnya :

“Uji coba pembukaan museum secara terbatas dilakukan 28-30 Juli 2020. Jam buka dan tutup pukul 09:00 sampai 15:00. Masyarakat yang berkunjung harus mematuhi protokol kesehatan demi keselamatan bersama,” ungkap Madrohi, Kepala Satuan Tugas Covid-19 Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Jumat (24/7/2020).

Kepada wartawan dia menjelaskan pada uji coba operasional museum secara terbatas jumlah pengunjung dibatasi hanya 220 orang sehari. Itu pun terbagi empat sesi, masing-masing sejumlah 55 orang dengan durasi kunjungan satu jam.


Baca Lainnya :

Pengelola museum hanya menerima rombongan kecil keluarga. Wisatawan nusantara dari luar DIY dan zona merah boleh berkunjung asalkan disertai surat keterangan sehat dari instansi kesehatan.

Madrohi menambahkan, uji coba pembukaan museum diikuti pembukaan Pameran Tematik Kolaboratif bertema Jaring Arthropoda bekerja sama dengan Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.

Pameran yang dikuratori Mike Susanto itu merupakan upaya untuk menampilkan “wajah baru” museum agar menarik masyarakat kembali berkunjung.

Jaring Arthropoda secara filosofl memiliki makna dan harapan bagi museum untuk menajamkan kembali segmennya. Selain itu, juga menambah inovasi, memperkuat jejaring serta memperluas jangkauan seperti laba laba yang memiliki jaring dan kaki panjang.

“Pameran ini juga bertujuan memberi citra baru dan khusus bagi Museum Benteng Vredeburg Yogyakana,” kata Madrohi. (sol)



SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini