atas

UAD Bantu Majukan STKIP Muhammadiyah Enrekang

Selasa, 12 Mar 2019 | 21:58:01 WIB, Dilihat 136 Kali - Oleh Yvesta Putu Sastrosoendjojo

SHARE


UAD Bantu Majukan STKIP Muhammadiyah Enrekang Kunjungan UAD ke STKIP Enrekang, Makassar, Selasa (12/3/2019). (Yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Baca Juga : Polbangtan Yo-Ma Ikuti Kejuaraan Karate Internasional


KORANBERNAS.ID -- Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus berupaya ikut serta dalam peningkatan kualitas dan layanan pendidikan bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM). Kali ini, STKIP Muhammadiyah Enrekang, Makassar, Sulawesi Selatan yang berkesempatan mendapatkan dukungan tersebut.

STKIP Muhammadiyah Enrekang yang tengah mempersiapkan diri menjadi universitas tersebut mendapatkan dana bantuan dari UAD untuk mengembangkan infrastruktur kampus. UAD selama beberapa tahun terakhir memberikan pinjaman dana sebesa Rp 5 Miliar.

"Dengan berubahnya stkip muhammadiyah enrekang menjadi universitas, diharapkan kampus ini akan menjadi perguruan tinggi yang besar. Apalagi hanya ada dua universitas di enrekang," ungkap Rektor UAD, Dr Kasiyarno MHum disela kunjungan ke STKIP Muhammadiyah Enrekang bersama jajaran rektorat dan Forum Wartawan UAD, Selasa (12/3/2019).

Menurut Kasiyarno, kesempatan menjadi universitas akan membuka peluang lebih besar bagi masyarakat untuk mengakses pendidikan di Enrekang. Namun untuk bisa mewujudkan cita-cita besar tersebut dibutuhkan sinergitas antara Badan Penyelenggara Harian (BPH) dengan PTM.

Kerjasama tersebut sangat penting karna banyak PTM yang sulit berkembang karena perbedaan kepentingan dengan BPH. Karenanya dengan mencontoh semangat Ahmad Dahlan, semua stakeholder diharapkan bisa saling membantu untuk maju bersama.

"Lembaga harus dikelola dengan baik agar membawa kebaikan bagi semuanya," tandasnya.

Sementara Ketua BPH STKIP Muhammadiyah Enrekang, Syawal Sitonda mengungkapkan, sekarang ini kampus tersebut memiliki lima program studi (prodi). Mereka tengah merampungkan berbagai persiapan menuju universitas, termasuk dalam pengajuan enam prodi baru lagi selain FKIP.

"Selain dari uad, kami mendapatkan dana hibah pembangunan kampus dari bupati sekitar Rp 4,5 miliar selama beberapa tahun terakhir," jelasnya.

Selama pembangunan infrastruktur, kampus tersebut juga mendapatkan bantuan pinjaman eks kantor bupati untuk tempat perkuliahan. Karenanya diharapkan pembangunan kampus bisa selesai pada 2020 mendatang.

"Dengan bantuan pemkab dan uad, kami yakinkan dana yang ditanamkan digunakan untuk merawat, memelihara dan menambah pembangunan kampus," imbuhnya.(yve)

 



Selasa, 12 Mar 2019, 21:58:01 WIB Oleh : Redaktur 157 View
Polbangtan Yo-Ma Ikuti Kejuaraan Karate Internasional
Selasa, 12 Mar 2019, 21:58:01 WIB Oleh : Sholihul Hadi 191 View
Berangus Politik Uang, Libatkan Ibu-ibu Dijamin Beres
Selasa, 12 Mar 2019, 21:58:01 WIB Oleh : Nila Jalasutra 132 View
BPK Periksa Bantuan Keuangan Parpol

Tuliskan Komentar