atas

Sejumlah Kades Enggan Ngantor Gara-gara Kalah

Rabu, 15 Mei 2019 | 21:52:21 WIB, Dilihat 17183 Kali - Oleh Masal Gurusinga

SHARE


Sejumlah Kades Enggan Ngantor Gara-gara Kalah Jaka Purwanto, Kepala Dinas Permasdes Klaten. (masal gurusinga/koranbernas.id)

Baca Juga : Peserta Belajar Baca Quran Ini Rambutnya Sudah Memutih


KORANBERNAS.ID -- Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tahap pertama tahun 2019 di Kabupaten Klaten terlaksana 13 Maret silam.

Hasilnya juga telah diketahui. Banyak kepala desa petahana terpilih kembali namun tidak sedikit pula yang gagal karena kalah dengan calon lain.

Kades petahana yang gagal banyak memilih tidak masuk kantor lagi. Namun ada juga yang legawa dengan hasil pilkades dan tetap masuk kantor hingga akhir masa jabatannya.

Itu terjadi diduga karena mereka kecewa tidak terpilih lagi. Sejumlah 268 kepala desa terpilih siap dilantik Kamis (16/5/2019) oleh Bupati Hj Sri Mulyani di Pendopo Pemkab Klaten.

"Acaranya cuma pelantikan. Hanya saja yang kami undang cukup banyak," kata Jaka Purwanto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (Permasdes) Kabupaten Klaten.

Kepada koranbernas.id dia menyampaikan mengingat banyaknya kades terpilih yang dilantik dan tamu undangan, pihaknya mendirikan tenda di pekarangan Pemkab Klaten sejak Senin (13/5/2019) lalu.

Menanggapi adanya kesan kades petahana yang kalah dan enggan masuk kantor pasca-pilkades pertengahan Maret lalu hingga menjelang pelantikan kades baru, Jaka Purwanto menjawab pihaknya belum menerima informasi itu.

Artinya aktivitas pelayanan dan jalannya pemerintahan di desa tetap seperti biasa. Sekiranya ada kades petahana yang harus melayani masyarakat di rumah, itu bisa saja terjadi karena warga minta tanda tangan dan cap mendadak pada pagi hari sebelum buka kantor.

"Tetapi prosedurnya sumua surat masuk harus diterima sekretaris desa dulu sebelum sampai kepala desa. Sampai saat ini belum ada informasi kades yang tidak pernah ngantor," terang mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Klaten itu.

Di tempat terpisah, warga di wilayah Kecamatan Delanggu merasa bingung atas sikap beberapa kades petahana yang nyaris tidak pernah masuk kantor setelah gagal dalam pilkades.

"Ada yang tidak pernah ngantor sama sekali setelah kalah pilkades. Pelayanannya ya di rumah. Tapi ada juga yang masih tetap ngantor setiap hari dan ada juga yang ngantornya hanya seminggu sekali," kata warga. (sol)



Rabu, 15 Mei 2019, 21:52:21 WIB Oleh : Arie Giyarto 129 View
Peserta Belajar Baca Quran Ini Rambutnya Sudah Memutih
Rabu, 15 Mei 2019, 21:52:21 WIB Oleh : Redaktur 391 View
Tanpa Residu Kimia, Pupuk Ini Ampuh Suburkan Tanaman Padi
Selasa, 14 Mei 2019, 21:52:21 WIB Oleh : Muhammad Zukhronnee Ms 127 View
Masjid Ini Sediakan Layanan Cuci Motor Gratis

Tuliskan Komentar