atas

Petahana Banyak yang Gagal Pertahankan Jabatan

Kamis, 14 Mar 2019 | 17:16:04 WIB, Dilihat 994 Kali - Oleh Masal Gurusinga

SHARE


Petahana Banyak yang Gagal Pertahankan Jabatan Suasana Pilkades Desa Kayumas Jatinom, Rabu (13/3/2019). Dua calon kades masing-masing Redjo (kanan) dan Mulyono (kiri) saat duduk diatas panggung didampingi istri. (masal gurusinga/koranbernas.id)

Baca Juga : Bupati Resmikan Pesantren Anak Yatim Bantuan dari Qatar


KORAN BERNAS.ID--Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak tahap pertama tahun 2019 di Kabupaten Klaten telah selesai. Dan proses penghitungan suara oleh panitia juga sudah rampung. Yang menarik dalam pelaksanaan Pilkades 13 Maret tersebut, banyak petahana yang harus gigit jari karena gagal mempertahankan jabatan dan harus mengakui keunggulan lawan dalam perolehan suara.

Dari 269 desa yang menyelenggarakan pilkades kemarin, 216 kades petahana masih ikut pemilihan. Dalam penghitungan suara pada Rabu (13/3/2019) sore hingga tengah malam itu, tercatat 136 kades petahana menang dan 80 lainnya dinyatakan kalah.

Petahana paling banyak kalah, terjadi di wilayah Kecamatan Juwiring. Dari 14 petahana yang mengikuti pilkades, 9 diantaranya kalah. Disusul wilayah Kecamatan Jogonalan dimana 10 kades petahana yang ikut pemilihan tercatat 6 orang kalah.

Begitu pula di wilayah Kecamatan Delanggu, dari 13 desa yang menyelenggarakan pilkades, 8 kades petahana kalah dan hanya 5 yang menang. Dan di wilayah Kecamatan Wedi yang diikuti 11 kades petahana ternyata 5 orang kalah dan hanya 6 petahana yang menang.

Sebaliknya, di wilayah Kecamatan Klaten Utara, Gantiwarno dan Kebonarum seluruh petahana yang ikut pemilihan kepala desa justru menang 100 persen.

Hal menarik lainnya dalam pelaksanaan pilkades kemarin, yakni banyaknya calon kades petahana yang ingin menpertahankan jabatannya sebagai kades untuk periode 2019-2025 mendatang.

Mereka kemudian mengajak istri atau adik atau keluarga untuk mendampingi dalam pilkades. Sebab peraturannya, minimal calon 2 orang dan maksimal 5 orang.

Beberapa desa yang calonnya hanya suami istri yakni Kepurun dan Borangan di Kecamatan Manisrenggo, Krecek Kecamatan Delanggu, Jurangjero dan Brangkal di Kecamatan Karanganom, Bawak dan Karangasem di Kecamatan Cawas, Wonoboyo Kecamatan Jogonalan, Wangen Kecamatan Polanharjo dan lain sebagainya.

Sedangkan di Desa Jeblog Kecamatan Karanganom dan Desa Jetis Kecamatan Delanggu kades petahana mengajak sang adik untuk mendampingi sebagai “lawan” dalam pilkades.

Panitia Pilkades Kayumas Kecamatan Jatinom, Mariman menjelaskan setelah proses penghitungan perolehan suara selesai maka tahapan berikutnya yakni melaporkannya ke BPD (Badan Permusyawaratan Desa) masing-masing.

Setelah itu, BPD melalui camat menetapkan kades terpilih dan melaporkannya kepada bupati.

“Tugas kami hanya sampai melaporkan hasilnya ke BPD,” ujar Mariman. (SM)



Kamis, 14 Mar 2019, 17:16:04 WIB Oleh : Nila Jalasutra 167 View
Bupati Resmikan Pesantren Anak Yatim Bantuan dari Qatar
Kamis, 14 Mar 2019, 17:16:04 WIB Oleh : Nila Jalasutra 80 View
Pemkab Pastikan Tak Ada Korban Bencana yang Terlantar
Kamis, 14 Mar 2019, 17:16:04 WIB Oleh : Surya Mega 141 View
Tak Cukup IP Tinggi, Mahasiswa Harus Punya Visi yang Kuat

Tuliskan Komentar