atas

Pers Dorong Reformasi Birokrasi

Sabtu, 09 Feb 2019 | 21:29:41 WIB, Dilihat 196 Kali - Oleh Nanang WH

SHARE


Pers Dorong Reformasi Birokrasi Bupati Kebumen memberikan potongan tumpeng kepada Ketua Panitia HPN 2019 Kebumen Nanang W Hartono, Jumat (8/2/2018) (istimewa)

Baca Juga : Sri Purnomo Bupati Peduli Olahraga


KORANBERNAS.ID -- Insan pers di Kabupaten Kebumen Jumat (8/2/2018) malam menyelenggarakan  tasyakuran  Hari Pers Nasional 2019 (HPN 2019). Tasyakuran di rumah dinas Bupati Kebumen, untuk pertama kalinya diselenggarakan di luar balai wartawan Kebumen. Malam tasyakuran sekaligus mengenang 4 mantan wartawan yang telah meninggal dunia,
    
Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz untuk kesekian kalinya berkomitmen melaksanakan reformasi  birokrasi total di Pemerintah  Kabupaten Kebumen. Insan pers di Kebumen sebagai bagian penting dalam mewujudkan reformasi birikrasi diminta ikut mendorong terselenggaranya  reformasi birokrasi total seperti perintah Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, ketika melantik Yazid Mahfudz.

“Kebumen harus bangkit,“ kata Yazid Mahfudz.
    
Harapan yang sama diungkapkan Komandan Kodim 0709 Kebumen Letkol Inf  Zamril  Philiang. Ia  mengajak insan pers yang punya peran strategis membangun citra daerah bersama sama membangun Kebumen dengan fungsi dan tugasnya masing masing. Pers punya peran penting, membangun  citra yang baik atau sebaliknya. Dengan tulisan insan pers Kebumen dikenal dunia karena beritanya.
    
Ketua Panitia HPN 2019 Kebumen sekaligus Wakil Ketua PWI Kabupaten Kebumen Nanang W Hartono, mengajak semua pihak memahami Undang Undang Nomor 40  Tahun 1999 Tentang Pers (UU Pers). Undang undang yang mengatur tentang pers, seperti hak jawab dan hak koreksi serta kebebasan pers mendapatkan informasi.
 
Diingatkan, tidak semua informasi bisa didapatkan sebagaimana diatur dalam Undang Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik. Insan pers tidak bisa memaksakan mendapatkan informasi yang  dikecualikan. Sebaliknya informasi yang menjadi informasi publik. Tidak ada alasan bagi badan publik menolak  memberikan informasi kepada jurnalis yang membutuhkan.

Sebelum malam tayakuran, insan pers di Kebumen mengadakan ziarah kubur di makam Gunawan Efendi, mantan wartawan Suara Merka, makam Muhamad Sujangi serta makam Muhamad Fuad  Hasyim, mantan wartawan Kebumen Ekspres. Doa juga dipanjatkan insan pers untuk  almarhum S Rundhayat, mantan wartawan KR/mantan Ketua PWI Perwakilan Kedu dan almarhum Ludiyo Darnuji. (yve)



Sabtu, 09 Feb 2019, 21:29:41 WIB Oleh : Nila Jalasutra 80 View
Sri Purnomo Bupati Peduli Olahraga
Sabtu, 09 Feb 2019, 21:29:41 WIB Oleh : Sari Wijaya 88 View
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kuncinya
Sabtu, 09 Feb 2019, 21:29:41 WIB Oleh : Nila Jalasutra 1490 View
Sleman Bakal Punya Rumah Sakit Baru

Tuliskan Komentar