atas

Pemkab Pastikan Tak Ada Korban Bencana yang Terlantar

Kamis, 14 Mar 2019 | 16:56:25 WIB, Dilihat 180 Kali - Oleh Nila Jalasutra

SHARE


Pemkab Pastikan Tak Ada Korban Bencana yang Terlantar Sri Muslimatun mengunjungi korban luka akibat bencana angin kencang, yang dirawat di sakit Panti Nugroho Pakem, Kamis (14/3/2019). (istimewa)

Baca Juga : Tak Cukup IP Tinggi, Mahasiswa Harus Punya Visi yang Kuat


KORANBERNAS.ID--Wakil Bupati Sleman, Hj Sri Muslimatun mengunjungi para korban luka akibat angin kencang yang menerjang beberapa wilayah Kabupaten Sleman, Rabu (13/3/2019). Mengawali kunjunganya, Kamis (14/3/2019) Sri Muslimatun langsung menuju Rumah Sakit Panti Nugroho, Pakem, Sleman.

“Di sini ada 13 korban luka yang dirawat. Satu diantaranya dirawat inap karena luka sedang, dan satu lagi dirujuk ke RSUD Sleman karena patah tulang. Sedangkan lainnya rawat jalan dan sudah boleh pulang,” jelasnya.

Dari panti Nugroho, Sri Muslimatun melanjutkan kunjungannya ke Desa Candibinangun, Kecamatan Pakem. Sebagaimana diketahui, di desa tersebut ada banyak pohon yang tumbang akibat diterjang angin kencang.

Namun, saat kunjungan, warga dengan dibantu oleh pihak-pihak terkait telah berhasil mengevakuasinya.

“Sekarang sudah bersih. Pohon yang tumbang menutupi jalan juga sudah disingkirkan. Jadi sudah tidak macet lagi,” kata Sri Muslimatun.

Wabup juga mengunjungi Desa Purwobinangun, Kecamatan Pakem. Di sela-sela kunjungannya tersebut dia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman berkomitmen untuk terus memberikan bantuan yang dibutuhkan masyarakat.

Dikatakan bahwa saat ini ada sebanyak 440 relawan yang disebar di 123 titik terdampak bencana angin kencang dengan 289 buah gergaji mesin.

“Kita pastikan tidak ada korban yang terlantar. Termasuk untuk korban luka, nanti akan kita koordinasikan dengan pihak BPJS,” pungkasnya.

Diketahui bahwa hujan disertai angin kencang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Sleman, seperti Kecamatan Pakem, Ngaglik, Turi, Ngempak, dan Kalasan pada hari Rabu (13/3/2019).

Bupati Sleman, Sri Purnomo juga melakukan peninjauan kondisi daerah terdampak angin kencang langsung setelah terjadinya bencana tersebut pada Rabu sore.(SM)



Kamis, 14 Mar 2019, 16:56:25 WIB Oleh : Surya Mega 279 View
Tak Cukup IP Tinggi, Mahasiswa Harus Punya Visi yang Kuat
Kamis, 14 Mar 2019, 16:56:25 WIB Oleh : Masal Gurusinga 513 View
Penghitungan Suara Sempat Berhenti karena Konvoi
Kamis, 14 Mar 2019, 16:56:25 WIB Oleh : Nanang WH 1295 View
Wajib, Pilkades Tanpa Wuwuran

Tuliskan Komentar