atas1

Patut Ditiru, Rekonsiliasi ala Komedian Ini

Sabtu, 29 Jun 2019 | 10:44:25 WIB, Dilihat 508 Kali - Oleh Muhammad Zukhronnee Ms

SHARE


Patut Ditiru, Rekonsiliasi ala Komedian Ini Komedian senior SelosoSelo tampil di Ibis Style Hotel Yogyakarta, Rabu (26/6/2019) malam. (muhammad zukhronnee ms/koranbernas.id)

Baca Juga : Terselip Pesan Antinarkoba pada Permainan Ular Tangga Ini


KORANBERNAS.ID -- Rekonsiliasi komedian SelosoSelo ini tampaknya patut ditiru. Entah sengaja atau tidak setelah beberapa tahun nihil bersamaan dengan euforia dukung mendukung pilihan politik, kelompok komedian beranggotakan Anang Batas, Awangizm dan Alit Jabang Bayi itu berkumpul kembali.

SelosoSelo pada era 2011 sering tampil mengocok perut pentonton di panggung-panggung pertunjukan, kampus,  hingga warung angkringan di sudut Kota Yogyakarta.

Tak hanya tampil bertiga, SelosoSelo acapkali berkolaborasi dengan seniman lintas generasi bahkan lintas disiplin ilmu.

Vukup lama alpa, SelosoSelo kembali naik panggung dengan tajuk Rebo(rn) di Ibis Style Hotel, Rabu (26/6/2019) malam. Tidak hanya tampil bertiga, kali ini SelosoSelo berbagi panggung dengan pertunjukan musik dan komedian lintas generasi.

Momentum pascapemilu menjadi tema yang pas. Mereka menyampaikan guyonan berbalut pesan persatuan dan kebersamaan yang sempat luntur karena kontestasi politik.

Anang Widiatmoko yang lebih dikenal sebagai Anang Batas menyampaikan, sejak berdiri 2011 banyak hal yang mereka kampanyekan mulai dari gerakan hidup sehat hingga antikorupsi.

"Malam ini merupakan momen sangat tepat untuk menyuarakan gerakan kebersamaan dari Jogja, kami punya nilai-nilai yang ingin disampaikan lewat komedi agar tidak ada lagi sekat-sekat antargolongan maupun kelompok. Tidak perlu lagi pengkotak-kotakan, tidak ada lagi kelompak A dan B, apalagi nanti jika muncul kelompok C, kita semua hidup bareng-bareng," papar Anang di sela-sela pertunjukan.

Sosialisi lewat SelosoSelo menurut Anang sangat efektif, karena penampil lintas generasi selalu dilibatkan. Hal ini untuk memberi contoh langsung, tidak ada jarak ataupun sekat antargenerasi dan golongan, kaya dan miskin.

"Pokoknya kita senang-senang bareng, tapi kita tidak melupakan masih ada pekerjaan rumah (PR) ke depan yang harus kita kerjakan bersama-sama. Sudah seharusnya kita mengajak tetangga, teman terutama untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan," tambahnya.

Dirinya yakin dengan kedekatan emosional orang akan lebih bisa menerima ajakan yang dibalut guyonan tanpa harus ada kata-kata formal.

"Tema Rebo(rn) ini menjadikan SelosoSelo tidak hanya terbatas hari Selasa saja seperti dulu. meskipun sekarang Rebo(rn) di kafe hotel tapi kami akan tetap tampil di manapun, baik kampus, pasar atau ruang publik lainnya agar bisa dinikmati semua orang,” ungkap sang raja plesetan ini. (sol)



Jumat, 28 Jun 2019, 10:44:25 WIB Oleh : Sholihul Hadi 667 View
Terselip Pesan Antinarkoba pada Permainan Ular Tangga Ini
Jumat, 28 Jun 2019, 10:44:25 WIB Oleh : Redaktur 876 View
Dengan Fasilitas Ini Tak Perlu Antre di Bank
Jumat, 28 Jun 2019, 10:44:25 WIB Oleh : warjono 709 View
Balaikota Yogyakarta Steril dari Miras dan Narkoba

Tuliskan Komentar