atas

Mau Rp 50 Juta? Ini Sayembaranya

Minggu, 24 Mar 2019 | 10:57:29 WIB, Dilihat 246 Kali - Oleh Muhammad Zukhronnee Ms

SHARE


Mau Rp 50 Juta? Ini Sayembaranya Kepala Taman Budaya Yogyakarta, Diah Tutuko didampingi Seniman dan panitia penyelenggaraan sayembara penulisan naskah, saat temu penulis lakon di ruang seminar Taman Budaya Yogyakarta, Jumat (21/3/2019) Siang. (Muhammad Zukhronnee ms/koranbernas.id)

Baca Juga : Goyang Jempol, Jokowi Dihadiahi Patung


KORANBERNAS.ID -- Taman Budaya Yogyakarta (TBY) menggelar Sayembara Penulisan Naskah Teater berhadiah total Rp 50 juta. Sayembara dibuka mulai 21 Maret sampai 16 Agustus 2018. Peserta adalah warga DIY (dengan bukti KTP) dan warga tidak ber-KTP DIY tapi berdomisili di DIY, dengan bukti surat keterangan dari RT dan RW setempat. 

Usia peserta tidak dibatasi. Tema naskah bebas (tidak menyinggung SARA). Bentuk/gaya penulisan boleh realis dan non-realis. Naskah ditulis dengan bahasa Indonesia dan berdurasi pentas 60-90 menit.

Menurut Kepala Taman Budaya Yogyakarta Diah Tutuko, sayembara ini dimaksudkan untuk menjaga keberlangsungan tradisi penulisan naskah lakon teater, sebagai bagian penting dari penguatan semangat dalam bersastra dan berteater. Selain itu juga untuk mengembangkan ide, estetika, dan teknik penulisan naskah teater yang bermuara pada keberagaman imajinasi tentang dunia teater.

“Kegiatan ini juga untuk mendukung penguatan visi Taman Budaya Yogyakarta sebagai “The Window of Yogyakarta” di tingkat nasional dan internasional dengan cara mendidik semangat bersaing bagi para penulis naskah teater untuk melahirkan karya berkualitas," paparnya.

"Terutama bagi penulis-penulis muda, sehingga terjadi regenerasi. Diharapkan akan lahir karya-karya baru dengan keberagaman tema dan gaya yang memperkaya khasanah dunia lakon teater di DIY dan  Indonesia,“ imbuh Diah Tutuko.

Naskah yang disertakan dalam sayembara harus orisinal,  bukan saduran, gubahan, atau tiruan dari naskah yang sudah ada. Naskah tidak sedang diikutkan dalam lomba yang sama. Naskah juga tidak boleh mengatasnamakan/diatasnamakan orang lain. 

Peserta diharapkan memberi lampiran surat pernyataan keaslian karya dengan tanda tangan disertai meterai Rp 6000. Panitia berhak mencabut penghargaan dan hadiah pemenang sayembara jika karyanya terbukti merupakan jiplakan dan melakukan kecurangan.

Naskah bukan drama monolog. Jumlah tokoh yang ditampilkan minimal 10 tokoh dan maksimal 15 tokoh. Naskah ditulis dengan bahasa Indonesia (bahasa mayor), meski demikian tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan idiom-idiom kedaerahan yang relevan. 

Untuk mendapatkan informasi lebih rinci, para peminat sayembara bisa menghubungi Seksi Dokumentasi dan Informasi TBY setiap jam kerja. Acuan sayembara, poster, surat pernyataan keaslian karya, dan formulir pendaftaran dapat diunduh di website Taman Budaya Yogyakarta http://tby.jogjaprov.go.id. 

"Peserta boleh memakai nama asli, tidak menggunakan nama samaran, tapi sampai dijuri kolom nama akan di-cutter, dihilangkan. Dari pengalaman sebelumnya, nama yang dihapus menggunakan type-x masih bisa diterawang. Makanya sekarang teknologi nya rodo penjagalan yaitu di-cutter," papar Indra Tranggono selaku perwakilan penyelenggara saat temu penulis lakon di ruang seminar Taman Budaya Yogyakarta, Jumat (21/3/2019) Siang.

Hal ini dilakukan tentu untuk menghindari keberpihakan juri terhadap karya yang mungkin dikenal namanya.

Naskah diterima paling lambat tanggal 16 Agustus 2019 (cap pos). Sayembara ini memperebutkan hadiah total sebesar 50 juta.

Dewan juri terdiri dari akademisi, budayawan, seniman, penulis lakon, dan pakar seni pertunjukan.(yve)



Minggu, 24 Mar 2019, 10:57:29 WIB Oleh : Muhammad Zukhronnee Ms 239 View
Goyang Jempol, Jokowi Dihadiahi Patung
Minggu, 24 Mar 2019, 10:57:29 WIB Oleh : Sholihul Hadi 219 View
Menu Sejumlah 1.500 Porsi Tersaji Cepat
Minggu, 24 Mar 2019, 10:57:29 WIB Oleh : Redaktur 303 View
Program Dayatif Peroleh Sambutan Positif

Tuliskan Komentar