atas1

Malam Pergantian Tahun, Warga Kebumen Bisa Menikmati Air Mancur Menari

Rabu, 11 Des 2019 | 08:43:40 WIB, Dilihat 587 Kali
Penulis : Nanang WH
Redaktur

SHARE


Malam Pergantian Tahun, Warga Kebumen Bisa Menikmati Air Mancur Menari Air mancur di depan pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, ketika diuji coba, Selasa (10/12/2019) malam. (nanang wh/koranbernas.id)

Baca Juga : Rutan Bantul Terima Anugerah Wilayah Bebas Korupsi


KORANBERNAS.ID -- Malam pergantian tahun nanti, warga Kebumen bakal mendapat suduhan baru di kawasan Alun-alun berupa “air mancur menari”. Ketika air mancur dinyalakan, ada alunan musik yang mengiringi pergerakan air mancur.

Ujicoba “air mancur menari” di Alun-alun Kebumen itu dilakukan Selasa (10/12/2019) malam, sekaligus pengecekan hasil pekerjaan proyek senilai Rp 1,1 miliar tersebut. Air mancur yang berada sisi utara Alun-alun Kebumen, depan pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, mulai dibangun tahun anggaran 2016 dan sempat berhenti setahun pada tahun anggaran 2017.

Awalnya, operasional air mancur itu dilakukan pada pergantian tahun 2016 ke tahun 2017. Namun karena kontraktor tidak bisa merampungkan pekerjaan hingga batas waktu yang ditentukan, baru akhir tahun 2019 bisa dioperasionalkan. Mekanik dan suku cadang air mancur yang harus diimpor, menjadi salah satu kendala proyek itu tidak rampung tepat waktu, pada Akhir tahun 2016.

“Air mancur depan pendopo dinyalakan hanya saat tertentu, tidak setiap hari,“ kata Puguh Supriyanto, Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Dinas Perkim LH) Kebumen, kepada koranbernas.id, Rabu (11/12/2019). Salah satu pertimbangan tidak dinyalakan tiap hari karena kebutuhan listriknya sangat besar, mencapai 53.000 watt.

Air mancur akan diaktifkan ketika di pendopo rumah dinas atau Alun-alun Kebumen ada event tertentu. Penyalaan air mancur untuk lebih menyemarakan kegiatan di dua tempat yang berada di Taman Air Mancur.

Kepada pengguna Taman Air Mancur, Puguh Supriyanto berharap agar tidak memindahkan fasilitas yang ada di taman itu. Misalnya memindah kursi taman di tempat yang bukan pertunukanya, seperti di trotoir. Kursi taman peruntukannya untuk duduk-duduk di area taman. Memindahkan kursi taman ke trotoir, apalagi di atas guide block untuk tuna netra, bisa mengganggu pengguna trotoir. (eru)



Selasa, 10 Des 2019, 08:43:40 WIB Oleh : Sari Wijaya 218 View
Rutan Bantul Terima Anugerah Wilayah Bebas Korupsi
Selasa, 10 Des 2019, 08:43:40 WIB Oleh : Nila Jalasutra 200 View
Klinik Keluarga Sembada Dapat Sertifikasi Klinik Vaksinasi Internasional
Selasa, 10 Des 2019, 08:43:40 WIB Oleh : Nila Jalasutra 186 View
Sambirejo dan Tridadi Masuk 10 Besar Lomba Desa Wisata Nusantara 2019

Tuliskan Komentar