atas

Majukan Wisata Alam dengan Tanam Pohon

Jumat, 21 Des 2018 | 01:59:20 WIB, Dilihat 505 Kali - Oleh Yvesta Putu Sastrosoendjojo

SHARE


Majukan Wisata Alam dengan Tanam Pohon Penanaman 2.200 bibit tanaman yang dilakukan IPKINDO DIY di kawasn Wisata Bukit Mungker, Terong, Dlingo, Bantul, Rabu (19/12/2018). (istimewa)

Baca Juga : Sehat Berkat Minum Air Hujan


KORANBERNAS.ID -- Pengembangan wisata alam di DIY makin marak dilakukan. Namun butuh pelestarian lingkungan untuk bisa menjaga keberadaan wisata tersebut. Salah satunya dengan terus menanam pohon di kawasan-kawasan wisata alam.

"Kami menanam lebih dari dua ribu dua ratus bibit pohon di wisata bukit mungker, terong dlingo bantul rabu (19/12/2018-red) kemarin," ujar Suroso SP, Ketua DPW Ikatan Penyuluh Kehutanan Indonesia (IPKINDO) DIY di Wisma Yosoputro, kawasan Cupuwatu Kalasan, Kamis (20/12/2018).

Bibit pohon yang ditanam antara lain Mahoni, Munggur (trembesi), Sengon, Sirsak dan Nangka.

 Mereka juga menanam Nyamplung, Beringin, Pleh dan Aren yang bisa digunakan sebagai penahan air karena di bukit tersebut selama ini susah air. Di jalur masuk bukit juga ditanam Ketapang Kencana dan Pucuk Merah untuk memperindah lokasi wisata.

Penanaman berbagai jenis bibit pohon itu, menurut Suroso rutin dilakukan setiap tahun. Hal itu sebagai upaya dan komitmen IPKINDO DIY untuk memajukan wisata alam di DIY.

"Selain itu meningkatkan perekonomian masyarakat di lokasi kawasan wisata. Dengan demikian tidak hanya kelestarian lingkungan yang tetap terjaga namun juga mengembangkan potensi ekonomi warga," tandasnya.

Di kawasan Wisata Mungker yang mencapai 3 hektar itu kedepan masih bisa dikembangkan hingga 5-6 hektar lahan. Populasi tanaman pun masih potensial ditambah.

Penanaman pohon tersebut bisa menjadi investasi kedepan bagi masyarakat setempat. Sebab dua hingga empat tahun kedepan tanaman akan tumbuh sempurna dan dapat dinikmati.

Diharapkan masyarakat bisa ikut berperan dengan menganggarkan lewat APBDes untuk pot besar bagi tanaman agar indah dan tertata. Kelompok tani hutan dan penyuluh akan membantu memastikan masyarakat untuk tumbuh jadi masyarakat yang akan berperan merawat lingkungan.

“Kami juga akan menanam pohon duwet, pule dan durian,” jelasnya.

Sejumlah anggota IPKINDO DIY dan Pusat di Wisma Yosoputro, kawasan Cupuwatu Kalasan, Kamis (20/12/2018).(yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Sementara Dr Bambang Supriyanto, Pembina IPKINDO Pusat mengapresiasi langkag IPKINDO DIY. Kegiatan tersebut sebagai bentuk keseriusan mereka dalam melestarikan alam sekaligus membantu perekonomian bagi masyarakat.

“Masyarakat yang memiliki kepeduluan dalam mengembangkan wisata dan mendapatkan manfaat ekonomi dari situ harapannya secara tak langsung pohon-pohon kita terjaga termasuk air tanah. Hal inilah yang kami harapkan bisa tumbuh khususnya saat ini di DIY,” paparnya.

Bambang menambahkan, pengelolaan kawasan wisata secara maksimal akan meningkatkan angka kunjungan wisatawan. Karenanya jenis pohon yang ditanam pun diharapkan yang endemik dan menarik bagi wisata.

"Sehingga selain melestarikan lingkungan juga bisa mengembangkan usaha pertanian," imbuhnya.(yve)



Kamis, 20 Des 2018, 01:59:20 WIB Oleh : Redaktur 937 View
Sehat Berkat Minum Air Hujan
Kamis, 20 Des 2018, 01:59:20 WIB Oleh : Nila Jalasutra 465 View
Bayar Retribusi Sampah pun Pakai Internet Banking
Kamis, 20 Des 2018, 01:59:20 WIB Oleh : Nila Jalasutra 347 View
Target 8 Juta Wisatawan ke Sleman Optimistis Tercapai

Tuliskan Komentar