atas1

Lepas dari Bayang Payung Teduh, Pusakata Siap Eksis

Selasa, 09 Jul 2019 | 20:06:06 WIB, Dilihat 582 Kali - Oleh Yvesta Putu Sastrosoendjojo

SHARE


Lepas dari Bayang Payung Teduh, Pusakata Siap Eksis Band Pusakata tampil dalam Prambanan Jazz Festival di Pelataran Candi Prambanan, Sabtu (6/7/2019) lalu. (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Baca Juga : Gajah-gajah Ini Dilatih Berbaris Sambil Pegangan Ekor


KORANBERNAS.ID -- Bagi pecinta band indie, siapa tak kenal dengan Mohammad Istiqamah Djamad atau Iis. Bersama grub band lamanya, Payung Teduh, Iis banyak menelurkan single-single hit yang banyak diputar dimana-mana.

Namun seiring kepergiannya dari band yang membesarkan namanya tersebut pada 2017 silam, Iis mencoba peruntungan dengan membentuk band baru bernama Pusakata. Band baru yang mengeluarkan single pertamanya pada 2018 silam.

Dan dewi Fortuna pun kembali menaungi Iis dkk. Laiknya Payung Teduh, band baru juga diterima pecinta musik Indonesia. Karenanya akhir Juli 2019 ini, Pusakata bersiap mengeluarkan album baru.

Album perdana berjudl "Dua Buku" ini berisi 12 lagu-lagu baru yang diciptakan Iis sejak hengkang dari Payung Teduh pada 2017 silam.

"Ada lagu-lagu yang akan lahir di tanggal 30 Juli nanti, album perdana berjudul Dua Buku akan keluar. Ada 12 lagu yang akan lahir," ungkap Iis disela penampilannya di Prambanan Jazz Festival 2019, Sabtu (6/7/2019) lalu.

Menurut Iis, warna musik di album Dua Buku berbeda dari karya-karya sebelumnya. Iis percaya setiap lagu di album nanti menjadi andalannya untuk bersaing di dunia musik tanah air.

"Kenapa Dua Buku namanya karena warnanya beda. Ada dua wajah, silakan berkenalan, kalau suka alhamdulillah. Kalau gak suka silakan berkenalan lagi. Kalau gak dapet sukanya, gak dapet cintanya gak asa yang wajib dalam musik," tandasnya.

Ditambahkan Iis yang sejak 2018 lalu mengeluarkan sejumlah single seperti "Cemas", "Kehabisan Kata" dan "Jalan Pulang", proses rekaman untuk album barunya hanya sekitar dua bulan. Dia mengaku punya pengalaman luar biasa dengan orang-orang baru dalam proses albumnya tersebut. Dia banyak mendapatkan ilmu baru dari musisi-musisi lain yang dikenalnya sejak keluar dari Payung Teduh.

"Yang lama itu, ngobrolnya, nyari makannya, hehe. Karena justru proses di luar studio melengkapi kami. Ilmunya lebih banyak, bukan saya gak bersyukur dengan yang dulu. Kebersahajaan tetep dijaga dengan mereka. Semakin hari bertemu orang-orang hebat yang down to earth, yang mau memberi ilmu. Itu yang sangat saya syukuri saat ini," jelasnya.(yve)



Selasa, 09 Jul 2019, 20:06:06 WIB Oleh : Sholihul Hadi 580 View
Gajah-gajah Ini Dilatih Berbaris Sambil Pegangan Ekor
Selasa, 09 Jul 2019, 20:06:06 WIB Oleh : Nila Jalasutra 605 View
Paku Alam X Panen Ikan Nila
Selasa, 09 Jul 2019, 20:06:06 WIB Oleh : Endri Yarsana 1274 View
Tak Ingin Petani Tembakau Rugi, Bupati Temanggung Kunjungi Gudang Garam

Tuliskan Komentar