atas1

Lengking Klakson Odhong-odhong Tandai Pembukaan FKY 2019

Kamis, 04 Jul 2019 | 23:32:18 WIB, Dilihat 551 Kali - Oleh Muhammad Zukhronnee Ms

SHARE


Lengking Klakson Odhong-odhong Tandai Pembukaan FKY 2019 Atraksi salah satu kontingen pawai budaya pada pembukaan Festival Kebudayaan Yogyakarta 2019, Kamis (4/7/2019) petang. (muhammad zukhronnee ms/koranbernas.id)

Baca Juga : Babinsa Dampingi Petani Antisipasi Gagal Panen


KORANBERNAS.ID -- Festival Kebudayaan Yogyakarta 2019 (FKY 2019) resmi dimulai, Kamis (4/7/2019). Pembukaan acara itu ditandai lengking klakson mobil kayuh atau odhong-odhong yang dibunyikan oleh Ketua Umum FKY2019 Paksi Raras Alit didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Aris Eko Nugroho.

"Mobil kayuh yang banyak didapati di Alun-alun Selatan Keraton Yogyakarta ini sengaja dipilih sebagai simbol dialog budaya massa dan budaya tradisi," ungkap Gading Paksi, Direktur Kreatif FKY2019.

Lengkingan gitar Bagimu Negeri dimainkan sangat atraktif oleh gitaris kenamaan asal Yogyakarta, Eross Candra dari atas kendaraan crane milik Dinas Pertamanan Kota Yogyakarta, melengkapi kemeriahan acara tersebut.

Tanpa jeda, 100 penari lintas usia sontak menghambur ke jalan tepat di depan panggung kehormatan. Komposisi tarian massal Kinanthi Sandhung dibawakan dengan epic oleh Sanggar Seni Kinanti Sekar.

Pawai kebudayaan yang tak pernah absen dalam setiap pembukaan festival sudah menjadi tradisi yang selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat Yogyakarta, bahkan sejak masih bernama Festival Kesenian Yogyakarta.

Kali ini merupakan tahun pertama gelaran Festival Kebudayaan Yogyakarta pawai dimulai dari dua arah yang berbeda.

Melibatkan 2.000 peserta yang terbagi dalam 33 kontingen, peserta pawai dilepas dari dua titik berbeda. Titik pelepasan pawai pertama dari Kepatihan dan titik pelepasan pawai kedua dari Alun-alun Sewandanan Pura Pakualaman.

Seluruh kontingen yang dilepas dari dua lokasi bertemu di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta. Tepat di depan Museum Sonobudoyo, di depan panggung pembukaan FKY 2019 para peserta menampilkan atraksi, kemudian berakhir di Alun-alun Utara Keraton Yogyakarta.

Antusiasme masyarakat Yogyakarta terhadap pawai memang tak pernah pudar. Bahkan sejak pukul 14:00, dari pantauan koranbernas.id, sebagian penonton telah datang ke kawasan Nol Kilometer agar bisa memilih terdepan.

"Tahun ke tahun peserta semakin kreatif dan unik, itulah alasannya," kata Supono warga Bantul yang datang bersama anaknya.

Dengan dibukanya secara simbolis FKY2019 pada 4 Juli 2019, selama 18 hari mendatang segenap masyarakat dipersilakan menikmati rangkaian kegiatan festival ini.

Harapannya Festival Kebudayaan Yogyakarta 2019 dapat menjadi peristiwa budaya guna menunjukkan semangat dan karakter keterbukaan serta keramahan. (sol)



Kamis, 04 Jul 2019, 23:32:18 WIB Oleh : Redaktur 374 View
Babinsa Dampingi Petani Antisipasi Gagal Panen
Kamis, 04 Jul 2019, 23:32:18 WIB Oleh : Redaktur 397 View
Bantu Kesulitan Rakyat, Anggota Koramil Bangun Danau Kecil
Kamis, 04 Jul 2019, 23:32:18 WIB Oleh : Sholihul Hadi 303 View
UII - ACT Sepakat Bantu Bencana Kemanusiaan

Tuliskan Komentar