atas1

Kreator Inacoin Dorong Sosialisasi Investasi Kripto

Kamis, 09 Mei 2019 | 15:43:56 WIB, Dilihat 1681 Kali - Oleh Surya Mega

SHARE


Kreator Inacoin Dorong Sosialisasi Investasi Kripto Acara sosialisasi Inacoin di Yogyakarta, Rabu (85/2019). (Surya Mega/koranbernas.id)

Baca Juga : Bekerjalah Terbaik, THR Siap Menanti


KORANBERNAS.ID—Kreator Inacoin Iwan Kurniawan bertekad terus mendorong sosialisasi mengenai bisnis ataupun investasi kripto. Ini perlu dilakukan, lantaran begitu banyak bisnis serupa dari manca negara yang masuk ke Indonesia. Celakanya, tidak semua bisnis ini menurut Iwan memenuhi prinsip-prinsip dasar bisnis kripto.

Berbicara dalam sessi Media Gathering di Yogyakarta, Iwan mengakui saat ini masih begitu minim informasi mengenai kripto atau bisnis koin di masyarakat. Padahal, di negara-negara maju, koin bahkan sudah mulai diakui sebagai currency dan sah sebagai alat pembayaran.

“Kami tidak ingin, kita hanya sebagai pasar dari kreator asing. Terlebih lagi, saya tidak mau masyarakat kita tersesat jalan tanpa mengetahui ilmu dalam bisnis ini,” kata Iwan, Rabu (8/5/2019).

Untuk mendorong pemahaman dan sosialisasi mengenai bisnis koin inilah, Iwan bersama stakeholder di Yogyakarta Yoyok Suharto sedang merintis sebuah basecamp yang akan menjadi pusat kegiatan Inacoin di Yogyakarta. Masyarakat nantinya dapat datang dan belajar mengenai kripto secara langsung.

“Ini bukti keseriusan dan tekad kami untuk seluas-luasnya memberikan pemahaman kepada masyarakat, mengenai dunia Cryptoexchange di bidang teknologi finansial atau fintech dengan menggunakan teknologi blockchain,” lanjutnya.

Sebagaimana diketahui, Inacoin diluncurkan oleh PT Indoco Solusi Pratama (ISP), 11 bulan silam di Jakarta. Saat ini, Inacoin menjadi satu-satunya bisnis coin aseli Indonesia, yang diakui oleh Bapepti.

Iwan mengatakan, peluncuran Inacoin bertujuan untuk mengembangkan ekonomi kreatif bangsa, khususnya sektor UMKM agar tercipta pengusaha-pengusaha baru di segala bidang dengan memanfaatkan teknologi terkini seperti Cryptoexchange dan blackchain technology.

Inacoin, disebutkan sebagai asset digital yang sangat aman, dan dapat diperjualbelikan. PT ISP mengembangkan bisnis ini secara terdesentralisasi. Artinya, tidak adasamasekali aliran dana atau uang ke perusahaan tertentu ataupun ke perusahaan pengembang Inacoin. Seluruh dana akan terus beredardi setiap stakeholder di semua daerah.

“Kalau tersentralisasi atau ada aliran dana ke perusahaan tertentu terlebih perusahaan kreator, itu sudah tidak benar dan menyalahni prinsip kripto, Jadi masyarakat harus memahami prinsip-prinsip dasar,” tandas Iwan sembari menyebutkan ada prinsip lain dari kripto, yakni harus ada aktivitas penambangan, dan coin tersebut harus punya wallet atau dompet sendiri alias tidak numpang di wallet pihak lain.

Yoyok Suharto selaku stakeholder di Yogyakarta menambahkan, dirjnya bergabung dengan Inacoin baru sekitar dua bulan silam.

Sebelum bergabung, mantan motivator ini serius mempelajari system daribisnis coin.

“Ya awalnya sempat khawatir akan dilarikan. Tapi kemudian saya yakin, karena tidak ada aliran uang ke perusahaan,” katanya.

Saat ini Yoyok rajin berkeliling kota untuk presentasi dan mengenalkan model bisnis ini ke masyarakat luas. Dirinya juga melihat respon positif dari banyak pihak terutama masyarakat, mengingat coin ini sudah dikunci hanya tersuplai 18 juta.

“Di sini memang hukum pasar yang terjadi. Ketika permintaan terus naik sementara suplai terbatas, maka nilai akan semakin melambung. Bisa dilihat di sistem atau aplikasi kita, nilai Inacoin sekarang diatas 500 ribu. Padahal 11 bulan lalu Inacoin bukan apa-apa. Bahkan kita pernah mengalami kenaikan hingga 10 kali dalam satu momentum,” katanya.

Sembari menyiapkan homebase di Jalan Panggungan No 7, di samping SD Baturan 2, Yoyok sudah menyiapkan agenda roadshow ke Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi untuk menyosialisasikan Inacoin.

“Kami ingin peluang ini cepat dikenal luas di banyak daerah. Sehingga para pelaku usaha dapat memanfaatkan peluang ini untuk mendorong bisnis mereka,” pungkas Yoyok. (SM)


 

 



Kamis, 09 Mei 2019, 15:43:56 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 350 View
Bekerjalah Terbaik, THR Siap Menanti
Kamis, 09 Mei 2019, 15:43:56 WIB Oleh : Nila Jalasutra 270 View
Tarling, Wagub Ingatkan Jaga Kondusivitas
Kamis, 09 Mei 2019, 15:43:56 WIB Oleh : Nila Jalasutra 241 View
Pilih Kades Bakal Elektronik

Tuliskan Komentar