Kemiskinan di Provinsi DIY Cukup Meresahkan
Sholihul Hadi

Kemiskinan di Provinsi DIY Cukup Meresahkan

KORANBERNAS.ID – Tingkat kemiskinan di Provinsi DIY saat ini dinilai sudah berada di level cukup meresahkan. Kalangan DPRD DIY mendesak Pemda DIY bertanggung jawab menangani permasalahan tersebut.

“Angka kemiskinan di DIY cukup meresahkan. Pada tahun 2012-2017 rata-rata penurunan hanya sebesar 0,65 persen per tahun, padahal angka kemiskinan DIY cukup tinggi,” ungkap Koeswanto, Ketua Komisi D DPRD DIY.


Baca Lainnya :

Menyampaikan pandangannya pada Rapat Paripurna DPRD DIY dengan agenda penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (RaperdaI) Inisiatif Komisi D DPRD DIY tentang Penanggulangan Kemiskinan, Jumat (8/2/2019) di Gedung DPRD DIY Jalan Malioboro, dia mengatakan pada 2017 angka kemiskinan di DIY tercatat paling tinggi dibanding provinsi lain di Pulau Jawa.

Perlu ada komitmen antara Pemda dan DPRD DIY terkait dengan rencana pembangunan jangka menengah DIY 2017-2022.


Baca Lainnya :

Ditargetkan, pada 2022 angka kemiskinan harus bisa turun menjadi tujuh persen. “Setiap tahun turun sebesar satu persen,” kata Koeswanto.



BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini