atas

Inilah Karya-karya Terbaru Sogan Batik

Senin, 14 Jan 2019 | 17:49:30 WIB, Dilihat 690 Kali - Oleh Sholihul Hadi

SHARE


Inilah Karya-karya Terbaru Sogan Batik Salah satu karya terbaru Sogan Batik Rejodani. (istimewa)

Baca Juga : Korban Terdampak Bencana Butuh Hunian Nyaman


KORANBERNAS.ID – Di awal tahun 2019, Sogan Batik kembali meluncurkan karya-karya terbarunya. Beragam kreasi muncul dengan segala variasi, berikut masing-masing kandungan cerita dan maknanya.

Menjawab pertanyaan wartawan, Minggu (13/1/2019), seputar proses kreatif, ide, alur cerita hingga penemuan motif-motif barunya, owner Sogan Batik Rejodani, Iffah M Dewi, mengungkapkan dirinya masih konsisten bahwa pada setiap bagian batik terdapat cerita.

“Kami masih konsisten dengan every piece tells a story. Namun kali ini berbeda,” ujarnya.

Perbedaan itu salah satunya terletak pada motifnya yang terkesan lucu.

“Kami menggunakan aplikasi motif dengan gambar yang terkesan lucu dan kekanak-kanakan berupa rumah, pohon dan aksara Jawa, dengan warna cerah namun tetap berciri khas dominan hitam,” papar Iffah.

Tahun ini, lanjut dia, Sogan Batik Rejodani mengangkat cerita seputar kegiatan-kegiatan di dusun tersebut.

“Tentang cita-cita kami berkegiatan di rumah kami di Dusun Rejodani Sleman dan nilai-nilai kebaikan yang kami munculkan sebagai pengingat diri dan pemakai kreasi kami nantinya,” ucap Iffah.

Di antara beragam motif itu, motif Becik terinspirasi dari sebuah rumah. “Kami berkreasi setiap harinya, di sebuah rumah kuno berbentuk limasan khas Jawa yang dibangun awal tahun 1900-an,” ungkapnya.

Motif ini menggunakan kombinasi satu batik tulis dan dua batik cap. Batik tulis motif Becik artinya baik, menggambarkan rumah limasan dengan beberapa pohon, buah sawo dan bunga-bunga di sekitarnya.

“Pohon sawo kecik yang ditanam kakek buyut di depan rumah bermakna sarwa becik, artinya serba baik. Berisi harapan dan cita-cita agar penghuni rumah ini selalu dijaga dalam ketakwaan dan bisa menebarkan manfaat kepada sesama,” paparnya.

Sedangkan batik cap motif Sipat terinspirasi dari daun sirih, daun dengan beragam manfaat. Empat daun sirih menggambarkan nasihat empat akhlak seorang muslim kepada saudara dan tetangga, yaitu menutup aib, menjaga silaturrahim, memaafkan serta mendamaikan jika terjadi perselisihan.

Batik cap motif Aman terinspirasi dari bentuk canthing dan kepala canthing yang berbentuk sayap. “Maknanya doa dan harapan kami. Dalam hidup yang sebentar ini dengan canthing kita ditugaskan-Nya untuk menuliskan kebaikan demi kebaikan di buku amal. Simbol sayap adalah harapan, semoga diberi kekuatan agar sebisa mungkin menerbangkan manfaat pada umat,” kata Iffah lebih jauh.

Selain itu, terdapat juga Limasan_Dress yang menggambarkan kenangan-kenangan masa kecil desainer terkenal itu.

Bangunan berbentuk limasan memiliki tritikan atau teras dan halaman rumput. Ini  merupakan bagian terluar dan terbuka di mana teman-temannya masa kecil bermain. “Kami gambarkan dengan motif polkadot di bagian bawah dress,” kata dia.

Adapun ruang utama disebut pendapa untuk menerima tamu dalam jumlah besar. Di sana terdapat amben gedhe (dipan kayu besar), ketika Idul Fitri di atasnya lengkap terhidang  lemper, tape ketan, emping dan kue-kue.

Sementara, Ndalem merupakan sebuah ruangan luas yang disekat untuk beristirahat. Pendapa dan Ndalem digambarkan dalam bidang lebar di bagian tengah dress.

Senthong, tiga buah bilik kecil pada bagian terdalam, terdiri dari senthong tengah yang diapit senthong tengen dan kiwa, khusus senthong tengah digunakan untuk shalat dan berdzikir. “Kami gambarkan dengan tiga tingkat ruffle,” jelasnya.

Tak lupa, keberadaan gandhok tengen, gandhok kiwo dan pawon, juga diangkat beserta maknanya.

Menurut Iffah M Dewi, karya-karya terbarunya mengangkat pula tata krama termasuk sikap andhap asor maupun nasihat-nasihat. Semua itu dimaksudkan untuk menjaga nama baik keluarga, masyarakat dan bangsa.

Selain itu, juga bercerita mengenai pentingnya bekerja tanpa mengharapkan pamrih. “Niatkan bahwa seluruh kegiatan kita dalam rangka mencapai rida Allah SWT,” tandasnya. (sol)



Senin, 14 Jan 2019, 17:49:30 WIB Oleh : Sholihul Hadi 355 View
Korban Terdampak Bencana Butuh Hunian Nyaman
Senin, 14 Jan 2019, 17:49:30 WIB Oleh : Sholihul Hadi 484 View
Terharu Peroleh Hadiah Umrah Gratis
Senin, 14 Jan 2019, 17:49:30 WIB Oleh : Nila Jalasutra 309 View
Di Desa Ini Rentan Terjadi Gesekan

Tuliskan Komentar