atas1

Ini Sosok Dua Bocah Penjaga Lintasan KA

Senin, 08 Jul 2019 | 19:52:42 WIB, Dilihat 465 Kali - Oleh Nanang WH

SHARE


Ini Sosok Dua Bocah Penjaga Lintasan KA Nazriel Pasha Ramadan dan Ahmad Zaini Hasan, bocah penjaga jalan sebidang Sijago. (nanang wh/koranbernas.id)

Baca Juga : Komunitas Fortuner Indonesia Deklarasi Antinarkoba


KORANBERNAS.ID -- Sosok Nazriel Pasha Ramadan alias Pasha (10) dan Ahmad Zaini Hasan alias Zaini (10), dua bocah  “penjaga” jalan sebidang kereta api (KA) di Pedukuhan Sijago Kelurahan Selang Kecamatan Kebumen Kabupaten Kebumen itu menjadi terkenal.

Ini setelah aktivitas keduanya beredar di sosial media, saat keduanya sedang berjaga di lintasan KA. Penggemar  kereta api sejak kecil itu menjalani kegiatan tersebut setiap liburan sekolah.

Rumah Pasha hanya seratusan meter dari  jalan sebidang KA Sijago. Sedangkan rumah Zaini di Desa Kembaran Kecamatan Kebumen, hampir 2 km.

Tiap pagi selama libur sekolah, siswa kelas 4 SD Kembaran ini berangkat ke Sijago naik sepeda dan bertemu Pasha.

Seperti diceritakan Suci Lestari (48), ibu Zaini kepada koranbernas.id di jalan sebidang sebidang Sijago, Senin (8/7/2019) siang,  anaknya sejak kecil gemar bermain di rel KA untuk melihat kereta api lewat.

Tak hanya itu, dia juga gemar mainan kereta api. Kegemarannya itu bertambah ketika makin besar.

Rumahnya yang tidak jauh dari  jalur  KA menjadikan  anak ini sering melihat KA. “Dia ingin jadi masinis,“ kata Suci Lestari.

Kegiatan kemanusiaan di jalan sebidang KA Sijago, menurut Suci, bermula setelah anaknya berteman dengan Pasha setahun terakhir ini.

Di tempat itu mereka bertemu. Pasha berjaga di sisi selatan rel KA, sedangkan Zaini berjaga di sisi utara rel KA.

Keduanya hanya menggunakan sepotong bambu kecil sebagai rambu  pemberitahuan ke pengguna jalan sebidang akan ada  KA lewat.

Suasana jalan sebidang kereta api Sijago Kelurahan Selang Kecamatan Kebumen, Senin (8/7/2019) siang. (nanang wh/koranbernas.id)

Ketika koranbernas.id mendatangi jalan sebidang Sijago, keduanya tidak berada di tempat. Mereka sedang beristirahat di rumah Pasha.

Di rumah sederhana dan tua itu ternyata keduanya sedang  bermain kereta api-kereta apian. Mainan mereka bukan buatan pabrik tapi beberapa potongan kayu ukuran 10 cm  x  10 cm panjang 30 cm.

Oleh Pasha, potongan kayu digambar jendela, roda gerbong KA sehingga jadi permainan kereta api.

Siang itu tidak banyak ucapan dari  keduanya, soal  kegiatannya di jalan sebidang KA Sijago. Mereka “terlambat“    kembali  berjaga karena asyik bermain di rumah Pasha.

“Biasanya setelah istirahat, kembali lagi,“ kata Suci yang mengaku tidak memberi bekal makanan untuk Zaini.

Jalan sebidang Sijago terdapat rel  KA dua track. Pandangan  ke arah barat dan timur  lebih dari 1 km.  Di jalan  sebidang hanya ada rambu stop. Tidak ada palang pintu.

Pengguna jalan sebidang biasanya menengok  ke arah barat dan timur untuk memastikan tidak ada KA  lewat,  sebelum  melewati  rel KA. (sol)



Senin, 08 Jul 2019, 19:52:42 WIB Oleh : Sholihul Hadi 318 View
Komunitas Fortuner Indonesia Deklarasi Antinarkoba
Minggu, 07 Jul 2019, 19:52:42 WIB Oleh : Sari Wijaya 690 View
Ujian Semester Kejar Paket Dihapus
Minggu, 07 Jul 2019, 19:52:42 WIB Oleh : Redaktur 416 View
Pangdam Meriahkan Pit-pitan HUT Bhayangkara

Tuliskan Komentar