atas1

Ini Dia Tujuh Prioritas Pembangunan Sleman di 2019

Rabu, 15 Mei 2019 | 00:06:20 WIB, Dilihat 631 Kali - Oleh Redaktur

SHARE


Ini Dia Tujuh Prioritas Pembangunan Sleman di 2019 Bupati Sleman, Sri Purnomo menerima penghargaan pasar aman dari bahan berbahaya kepada Pasar Sambilegi yang diserahkan Kepala BPOM RI, Penny K Lukito, Minggu (10/2/2019). (dok. humas sleman)

Baca Juga : Sambut Idul Fitri, Sleman Gelar Pasar Lebaran 2019


KORANBERNAS.ID -- Penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Sleman telah dijalankan dengan kesungguhan terbukti diantaranya melalui keberhasilan dalam meraih berbagai penghargaan. Sleman pada tahun 2018 lalu berhasil mendapatkan 132 penghargaan baik dari provinsi dan juga Pemerintah Pusat, dan tidak kurang dari 50 penghargaan berasal dari Pemerintah pusat. Keberhasilan ini tentu tak lepas dari dukungan jajaran Pemerintah Kabupaten Sleman maupun seluruh masyarakat Sleman atas partisipasinya dalam pembangunan.

Dalam menjalankan roda Pemerintahan merujuk pada rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kab. Sleman yang disusun secara sistematis dan terencana yang diselaraskan dengan rencana kerja Pemerintah pusat dan provinsi. Pada tahun 2019  ini, Pemerintah Kabupaten Sleman sudah menyusun tema dan prioritas pembangunan yang dirangkum dari berbagai isu strategis yang ada di masyarakat serta prioritas  pembangunan pusat dan provinsi sehingga harapannya Pemerintah Kabupaten Sleman dapat lebih fokus, terstruktur dan tepat sasaran dalam menyelesaikan permasalahan di masyarakat.

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun meninjau pelaksanaan Bakti Sosial Khitanan Massal di Puskesmas Rawat Inap Sleman, Nyaen, Pandowoharjo, Sleman pada Sabtu (20/4/2019).(dok. humas sleman)

Pada tahun 2019 ini Pemkab Sleman merumuskan tujuh prioritas pembangunan meliputi pendidikan, kesehatan, penanggulangan kemiskinan, pengembangan potensi lokal, lingkungan hidup, peningkatan pendapatan masyarakat berpendapatan rendah (MBR), serta infrastruktur.

Prioritas pembangunan dikerucutkan menjadi tiga tema pembangunan yakni kemiskinan, daya saing ekonomi lokal dan ketimpangan sektor lokal.

Dalam upaya mensukseskan tema dan prioritas pembangunan 2019, Pemerintah Kabupaten Sleman telah menyiapkan anggaran. Pertama, sektor pendidikan dan penanggulangan kemiskinan dialokasikan anggaran sebesar Rp. 777,41 Milyar. Diantaranya untuk biaya bantuan operasional sekolah, beasiswa pendidikan dasar dan retrifal, bantuan operasional PAUD, bantuan rumah tidak layak huni, jaring pengaman sosial dan bantuan pembangunan perumahan masyarakat kurang mampu.

Kedua, sektor kesehatan sebesar Rp. 288,58 Milyar, diantaranya untuk premi asuransi kesehatan untuk pelayanan kesehatan penduduk miskin dan rentan miskin, pelayanan imunisasi bagi bayi, balita dan ibu hamil.

Bupati Sleman menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-68, Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), dan Pemadam Kebakaran (Damkar) ke-99, Pegawai Negeri Sipil dijajaran Pemerintah Kabupaten Sleman mengikuti upacara bendera di Lapangan Pemda Sleman, Senin (18/3/2019).(dok. humas sleman)

Ketiga, infrastruktur daerah sebesar Rp. 344,72 Milyar. Anggaran ini diantaranya untuk pembangunan sarana prasarana ekonomi seperti pasar, layanan air bersih bagi masyarakat, pembangunan dan pemeliharaan drainase, jalan, jembatan dan gorong-gorong, konservasi sumber daya air dan pengendalian ruang terbuka hijau.

Keempat, upaya pengurangan pengangguran dialokasikan anggaran sebesar Rp. 7,21 Milyar. Diantaranya untuk diklat ketrampilan bagi pencari kerja, pelatihan keterampilan bagi pemuda; pelatihan dibidang pertanian dan industri. Sehingga total anggaran yang dialokasikan untuk pelayanan publik sebesar kurang lebih Rp. 1,42 Triliun.

Untuk membiayai kegiatan pemerintahan dan pembangunan pada tahun 2019,APBD Kabupaten Sleman untuk belanja sebesar Rp 2,8Trilyun, dengan target Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp.867 Milyar. Sementara itu penerimaan PAD Kabupaten Sleman hingga akhir tahun 2018 sebesar 821 M. Penyumbang terbesar PAD yaitu dari sektor pajak daerah yang mencapai 556,2 M .

Secara umum anggaran Pemerintah berasal dari APBN dan APBD, dan jika dirunut lebih dalam salah satu sumber dana yang dikelola adalah dari pajak. Sehingga dalam proses pembangunan, masyarakat sudah jelas memiliki peran penting. Selain partisipasi dalam swadaya pembangunan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak tepat waktu juga tidak kalah penting.

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun melakukan peresmian Dukuh Sembung sebagai Kampung Gizi, Rabu (6/2/2019).(dok. humas sleman)

Pajak merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang vital untuk pembiayaan pembangunan baik dari biaya belanja pembangunan, pemeliharaan infrastruktur, pembiayaan sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup dan sektor-sektor lain. Dengan menyegerakan membayar pajak bumi dan bangunan akan mempercepat proses estimasi pembiayaan pembangunan sehingga perencanaan akan lebih efektif dan lebih tepat.

Proses pembangunan daerah di tahun 2019 ini, Pemerintah Kabupaten  Sleman mengharapkan dukungan dan doa seluruh masyarakat sehingga prioritas pembangunan daerah dan arah kebijakan yang telah dirumuskan dapat dijalankan sesuai target. Juga berharap seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Sleman dapat memberikan upaya terbaik dalam mewujudkan target prioritas pembangunan di 2019 ini.

Bantuan pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat miskin dan rentan miskin hendaknya dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyakarat. Pemkab Sleman juga berharap masyakat ikut memonitor pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Sleman. Dengan upaya bersama ini, Sleman diharapkan dapat semakin dekat dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.(adv)



Selasa, 14 Mei 2019, 00:06:20 WIB Oleh : Nila Jalasutra 520 View
Sambut Idul Fitri, Sleman Gelar Pasar Lebaran 2019
Selasa, 14 Mei 2019, 00:06:20 WIB Oleh : Muhammad Zukhronnee Ms 381 View
Masjid Ini Sediakan Layanan Cuci Motor Gratis
Selasa, 14 Mei 2019, 00:06:20 WIB Oleh : B Maharani 376 View
UMKM Pacu Pertumbuhan Ekonomi Wilayah

Tuliskan Komentar