atas

Dosen Asal Jogja Ini Selamat dari Aksi Teroris Selandia Baru

Jumat, 15 Mar 2019 | 19:46:56 WIB, Dilihat 3863 Kali - Oleh Yvesta Putu Sastrosoendjojo

SHARE


Dosen Asal Jogja Ini Selamat dari Aksi Teroris Selandia Baru Dosen Pendidikan Biologi FKIP UAD, Irfan Yunianto yang selamat dari aksi terorisme di Selandia Baru. (istimewa)

Baca Juga : Ketua Panitia Pilkades Tirtomarto Menghilang


KORANBERNAS.ID -- Salah seorang dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Irfan Yunianto bersama satu anak dosen UAD selamat dari korban kebrutalan aksi pria bersenjata memberondongkan tembakan saat salat Jumat di Masjid Al Noor di Christchurch, Wellington, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019) waktu setempat. Hingga berita ini diturunkan, Irfan dipastikan bukan menjadi korban penembakan meski tengah berada di masjid bersama anaknya.

Irfan berada di Selandia baru karena meneruskan studi S3 Biologi di salah satu perguruan tinggi (PT) di Selandia Baru. Dosen ini mengajar di Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) di UAD. Dalam aksi tersebut, sedikitnya 49 orang tewas dan 40 orang lainnya luka parah.

"Kami sedang berkomunikasi dosen kami di sana. Informasi yg bisa kami sampaikan sekarang yang berada di masjid tersebut adalah satu dosen dan sa anak dosen UAD," ungkap Kepala Bagian Humas UAD, Ariadi Nugraha ketika dikonfirmasi koranbernas.id, Jumat (15/3/2019).

Menurut Ariadi, pihaknya tidak bisa menghubungi Irfan karena telepon seluler (ponsel) milik Irfan mati kehabisan baterai. Namun berdasarkan informasi, Irfan lari bersembunyi dirumah belakang masjid tersebut saat teroris memberondong tempat ibadah itu dengan senjata.

Sementara, untuk anak dosen UAD, Ariadi belum bisa memberikan informasi lebih lanjut. Namun, yang pasti kondisi keduanya selamat dari aksi teroris tersebut.

"Anak ini bukan satu keluarga dengan pak irfan yang ada di lokasi kejadian namun dosen yang lain, yang anak ini orang tuanya bekerja di UAD," jelasnya.

UAD saat ini terus mencoba menghimpun informasi terkait kondisi mereka. Termasuk berkomunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Selandia Baru.

"Saat ini kami belum bisa memberikan info lain karena kondisi masih tidak nyaman," imbuhnya.(yve)



Jumat, 15 Mar 2019, 19:46:56 WIB Oleh : Masal Gurusinga 472 View
Ketua Panitia Pilkades Tirtomarto Menghilang
Jumat, 15 Mar 2019, 19:46:56 WIB Oleh : Masal Gurusinga 343 View
Panwascam Copot APK yang Melanggar Aturan
Jumat, 15 Mar 2019, 19:46:56 WIB Oleh : Nila Jalasutra 254 View
Tim Pokjanal DBD Beri Peringatan Warga Ambarrukmo

Tuliskan Komentar