atas1

Dari Malioboro Gelorakan Gerakan Jogja Resik Narkoba

Minggu, 28 Apr 2019 | 22:40:31 WIB, Dilihat 408 Kali - Oleh Sholihul Hadi

SHARE


Dari Malioboro Gelorakan Gerakan Jogja Resik Narkoba Pelepasan peserta gerakan Jogja Resik Narkoba. (istimewa)

Baca Juga : UNY Juara Umum Kontes Robot Indonesia Regional III


KORANBERNAS.ID – Dimulai dari Titik Nol Kilometer Yogyakarta berlanjut ke kawasan Malioboro dan Jalan Mangkubumi, lebih kurang 800 orang dari berbagai komunitas serta 35 orang Satgas Anti Narkoba tingkat sekolah di Yogyakarta, menggelorakan semangat dan tekat untuk mewujudkan Jogja Istimewa Resik Narkoba, Minggu (21/4/2019) silam.

Sambil membawa peralatan kebersihan seperti sapu dan lain-lain, selain menyeru kepada masyarakat agar peduli dan ikut serta menghentikan penyalahgunaan narkoba,  mereka juga membersihkan sampah di kawasan wisata tersebut.

Kegiatan Insert konten "Jogja Resik" yang diselenggarakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Yogyakarta bekerja sama dengan Pac Instagas itu sekaligus dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup.

Tak hanya diikuti berbagai komunitas, pada acara itu diundang pula Kepala BNNK Yogyakarta Kepala BNN Kota Yogyakarta  AKBP Khamdani S Sos maupun Kepala Dinas Pariwisata DIY.

Peserta mengajak masyarakat menghentikan penyalahgunaan narkoba. (istimewa)

Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Kota Yogyakarta, Susilo Budisantoso SH MH, menyampaikan format kegiatan ini adalah pemaparan materi oleh narasumber kepada peserta kegiatan "Jogja Resik" serta Deklarasi Jogja Resik Narkoba.

“Tujuannya untuk memberikan pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan peredaran gelap narkoba,” kata Susilo.

Selain itu, juga untuk mendekatkan dan mengenalkan BNNK Yogyakarta kepada masyarakat umum di Kota Yogyakarta. “Tujuan akhir dari kegiatan ini adalah mewujudkan Jogja Istimewa Resik Narkoba,” ungkapnya.

Seperti diketahui, kondisi penyalahgunaan narkoba di wilayah Kota Yogyakarta cukup memprihatinkan. Berdasarkan rilis data ungkap kasus Narkoba Polda DIY, data kasus narkotika di wilayah Polresta Yogyakarta berada di posisi tertinggi di antara empat kabupaten lain yaitu sebanyak 150 kasus.

Peringkat Kota Yogyakarta ini kemudian diikuti Polres Sleman 101 kasus, Polres Bantul 80 kasus, Polres Kulonprogo 53 kasus dan Polres Gunungkidul 46 kasus. “Kondisi tersebut membutuhkan beberapa langkah strategis dalam upaya penanganannya,” kata Susilo. (sol)



Minggu, 28 Apr 2019, 22:40:31 WIB Oleh : Prasetiyo 736 View
UNY Juara Umum Kontes Robot Indonesia Regional III
Sabtu, 27 Apr 2019, 22:40:31 WIB Oleh : Redaktur 1347 View
Personel TNI AD Sisihkan Gaji untuk Kontrak Rumah
Sabtu, 27 Apr 2019, 22:40:31 WIB Oleh : Redaktur 400 View
Ganja Kering Puluhan Bungkus Berserakan

Tuliskan Komentar