atas

Bupati Sleman Ikut Berlari Lima Kilometer

Minggu, 10 Mar 2019 | 22:24:04 WIB, Dilihat 389 Kali - Oleh Nila Jalasutra

SHARE


Bupati  Sleman Ikut Berlari Lima Kilometer Penyerahan hadiah pemenang lomba Volacano Run, Minggu (10/3/2019), di Museum Gunungapi Merapi Sleman. (istimewa)

Baca Juga : Semua Masuk dan Meluap di Sini..


KORANBERNAS.ID -- Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI membuka event lari di lereng Merapi bertajuk Volcano Run 2019, Minggu (10/3/2019).

Bupati juga ikut berlari.  Setelah menempuh jarak 5 kilometer Sri Purnomo berhasil mencapai garis finish di Museum Gunung Merapi dengan catatan waktu 41 menit.

Sri Purnomo mengatakan event yang beru pertama kali diselenggarakan di Kabupaten Sleman tersebut memiliki daya tarik tersendiri.

Ini karena pengunjung menikmati sensasi berlari di ketinggian sekitaran Lereng Merapi dengan pemandangan Gunung Merapi yang begitu dekat.

“Ini sungguh pengalaman menarik dan tentu menjadi daya tarik tersendiri Volcano Run, berlari sambil menikmati keindahan lereng Merapi,” katanya.

Ditanya motivasinya ikut menjadi peserta, Sri Purnomo menjawab singkat agar badan tetap sehat dan bugar walau usia sudah tidak muda lagi.

Dia berharap event tersebut dapat menjadi momentum meningkatkan kunjungan wisatawan dari dalam maupun luar negeri.

“Saya berharap ke depannya event ini rutin dilaksanakan dan mendatangkan peserta dua kali lebih banyak,” tambahnya.

Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI ikut lari pada event Volcano Run 2019 di Museum Gunungapi Merapi. (istimewa)

Ada tiga kategori jarak yang ditempuh peserta yaitu 5 kilometer (5K - family fun run), 10 kilometer (10K - race) dan 21 kilometer (21 K - half marathon) dengan elevasi tertinggi mencapai 714 meter.

Start dimulai dari Museum Gunung Merapi pukul 05:30. Para pelari menelusuri jalur jalur perkampungan dan melalui spot-spot menarik, tanjakan dan turunan di lereng Gunung Merapi dan finish kembali di Museum Gunung Merapi.

Rute-rute menarik antara lain Jembatan Gantung  Kali Boyong, dan Dam Kali Boyong. Jalan di  perkampungan lereng gunung itu masih sangat alami dan sejuk.

Event yang bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman tersebut diikuti 2.500 peserta.

Kepala Dinas Pariwisata Sleman Dra H Sudarningsih MSi mengatakan event tersebut sebagai salah satu upaya mendukung program Sport Tourism Destination.

“Ini salah satu event yang digelar untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, karena ini juga skala internasional. Peserta datang dari luar negeri misalnya Kanada, Thailand, Singapura dan Malaysia,” katanya.

Dia berharap event tersebut masuk kalender event pariwisata Sleman. Bahkan dapat masuk kategori 100 event internasional Kemenpar jika rutin dilaksanakan berturut-turut lima tahun ke depan. (sol)



Minggu, 10 Mar 2019, 22:24:04 WIB Oleh : Sholihul Hadi 287 View
Semua Masuk dan Meluap di Sini..
Minggu, 10 Mar 2019, 22:24:04 WIB Oleh : W Asmani 2783 View
Siapa Berani Ganggu Keistimewaan Yogyakarta?
Minggu, 10 Mar 2019, 22:24:04 WIB Oleh : Sholihul Hadi 511 View
40 Persen Warga DIY Tak Peduli Pemilu

Tuliskan Komentar