atas

Birokrasi DIY Menuju Wilayah Bebas Korupsi

Sabtu, 23 Feb 2019 | 12:48:42 WIB, Dilihat 237 Kali - Oleh Muhammad Zukhronnee Ms

SHARE


Birokrasi DIY Menuju Wilayah Bebas Korupsi Heru Pudyo Nugroho memberikan keterangan kepada media disela acara Pencanangan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) Jumat (22/2/2019) di Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi DIY. (Muhammad Zukhronnee Ms/koranbernas.id)

Baca Juga : Benih Ikan Bisa Hilangkan Kesan Seram


KORANBERNAS.ID -- Tingginya tuntutan masyarakat akan terwujudnya birokrasi yang transparan, akuntabilitas, bebas dari korupsi dan Nepotisme (KKN) mengakibatkan reformasi birokrasi merupakan hal yang harus dilakukan oleh instansi Pemerintah.

Reformasi birokrasi merupakan langkah awal untuk melakukan penataan sistem penyelenggaraan pemerintah yang baik, efektif dan efisien, sehingga dapat melayani masyarakat secara cepat, tepat dan profesional. Dalam perjalanannya, banyak kendala yang dihadapi, diantaranya penyalahgunaan wewenang, praktek KKN, dan lemahnya pengawasan.

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi DIY, Heru Pudyo Nugroho disela-sela Pencanangan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) Jumat (22/2/2019) menjelaskan, bahwa Zona Integritas (ZI) adalah predikat yang diberikan kepada Instansi Pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui reformasi birokrasi. khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Adapun Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) adalah Predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar Manajemen Perubahan, Penataan Tatalaksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Pengawasan, dan Penguatan Akuntabilitas Kinerja. Selanjutnya dijelaskan bahwa Reformasi birokrasi merupakan salah satu langkah awal untuk melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan yang baik, efektif dan efisien.

Sehingga dapat melayani masyarakat secara cepat, tepat, dan profesional. Reformasi birokrasi tersebut telah dilakukan oleh Kementerian Keuangan (termasuk Ditjen Perbendaharaan). Sejak tahun 2007 Ditjen Perbendaharaan Provinsi DIY sudah meneguhkan pelayanan prima, dengan mengedepankan pelayanan yang cepat, akurat, transparan, akuntable dan tanpa biaya. “Seluruh petugas kita sudah kita tanamkan betul nilai-nilai integritas sesuai dengan kementrian keuangan,” aku Pudyo.

“Memang tidak jumpai lagi adanya godaan dari mitra satuan kerja yang mengajukan revisi anggaran, sehingga sampai saat ini tidak ada hal-hal yang bersifat fraud yang kita alami. Jadi DIY cukup free and clear lah dari potensi KKN dibanding daerah lain,” imbuhnya.

Terkait proses pengadaan barang dan jasa di masing-masing satuan kerja lanjut Pudyo, yang itu memang masih kita petakan potensi rawan terjadi gratifikasi dan semacamnya. Proses pengawalan dan pelaksanaan proyek juga merupakan daerah yang cukup rawan.

”Kita juga menghimbau kepada seluruh mitra kerja supaya jangan menggoda sehingga muncul potensi gratifikasi, korupsi, kolusi dan nepotisme yang menyebabkan turunnya integritas layanan kami,” tegas Pudyo.

Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) tidak akan terwujud tanpa dukungan dari pihak pemangku kepentingan dan mitra kerja. Adapun bentuk dukungan yang paling diperlukan adalah “TIDAK MEMBERIKAN IMBALAN BERUPA APAPUN ATAS PELAYANAN YANG DIBERIKAN” baik oleh Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi DIY maupun oleh KPPN .

Sebagai bukti dukungan dan kesiapan. maka seluruh undangan yang hadir membubuhkan tanda tangan pada “Komitmen Dukungan Eksternal”. Sedangkan sebagai bukti kesiapan, maka seluruh Pejabat dan Pegawai di samping menandatangani “Komitmen Dukungan Internal” juga mengucapkan ikrar yang dipimpin Iangsung oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi DIY.(yve)
 



Jumat, 22 Feb 2019, 12:48:42 WIB Oleh : Sari Wijaya 223 View
Benih Ikan Bisa Hilangkan Kesan Seram
Jumat, 22 Feb 2019, 12:48:42 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 239 View
Ini Dia Wajah Baru Kawasan Baciro
Jumat, 22 Feb 2019, 12:48:42 WIB Oleh : Nila Jalasutra 229 View
Ada Lomba Memasak Sayur Salak di Sleman City Hall

Tuliskan Komentar