atas1

Anak-anak Tertarik pada Robot

Minggu, 10 Feb 2019 | 23:54:27 WIB, Dilihat 390 Kali - Oleh Sari Wijaya

SHARE


Anak-anak Tertarik pada Robot Kontes Robotic di Kolam Renang Tirto Tamansari,Bantul,Minggu (10/2/2019). (Sari Wijaya/koranbernas.id)

Baca Juga : Milenial pun Wajib Utamakan Keselamatan Lalin


KORANBERNAS.ID--Berbicara mengenai robot, banyak orang yang berpikiran sebuah teknologi modern yang hanya dibuat dan dimainkan oleh orang dewasa. Namun anggapan tersebut tidaklah benar, sebab robot dengan segala bagian seperti baterai, alat pengendali, kabel-kabel hingga rangkaian mesin ternyata diminati anak kecil.

Seperti dalam kontes robotic  tingkat DIY-Jateng di Kolam Renang Tirto Tamansari Bantul Minggu (10/2/2019) pagi hingga sore hari.

Acara yang digagas oleh Dyah Novi Project (DNP) tersebut khusus diikuti anak-anak SD.

Dan dengan cekatan,secara bergantian di depan tim juri peserta melakukan perform robot buatannya selama 4 menit.

Ada gerakan lurus, memutar, zigzag serta gerakan menjepit barang. Selain itu mendorong boneka kecil kecil berbentuk hewan.

Di papan yang  telah disediakan, para peserta memindah boneka hewan tersebut untuk dikelompokan ke kategori herbivora, karnivora atau omnivora. Ada juga kontes robot yang bergerak mengikuti arah cahaya (peserta menggunakan senter, red) dan ada pemilihan desain robot terbaik.

"Sehingga peserta dua kali berpikir untuk yang kategori pengelompokan hewan. Selain memainkan robot ciptaanya tentu atas bimbingan guru di masing masing sekolah, mereka  harus mampu mengelompokan boneka hewan sesuai dengan jenisnya sesuai pelajaran yang didapat di sekolah," kata Dyah Heningtyas Noviani SH, pemilik DNP kepada koranbernas.id di lokasi.

Dirinya sengaja menggelar kegiatan kontes robotic  sebagai wahana bagi pengembangan kreatifitas dan pengembangan dunia pendidikan tanah air.

"Saya melihat ajang seperti ini masih kurang,sehingga kita berkontribusi disana," jelasnya. 

Dia berharap dengan banyak 'jam terjang' maka kemampuan seorang siswa terutama anak anak dan remaja akan lebih terasah.

Sebelum kontes robotic tingkat SD yang diikuti 130 peserta, DNP juga pernah menggelar kegiatan pengembangan pendidikan lainya seperti festival angklung dan band. Dalam setahun DNP menggelar setidaknya 4 kali acara.

Sementara salah satu peserta Muhammad Najika Alfarezel dari SD Al Azhar 38 Bantul mengatakan untuk membuat robot waktunya lama.

"Membuatnya lama dan diajari pak guru di sekolah," katanya.

Dirinya berharap dalam kontes yang baru pertama kalinya diikuti itu bisa juara 1.

"Maunya juara 1," kata siswa SD kelas 2 tersebut. (yve)

 



Minggu, 10 Feb 2019, 23:54:27 WIB Oleh : Nanang WH 371 View
Milenial pun Wajib Utamakan Keselamatan Lalin
Minggu, 10 Feb 2019, 23:54:27 WIB Oleh : Nila Jalasutra 415 View
Tidak Mudah Kembangkan Ekonomi Kerakyatan
Minggu, 10 Feb 2019, 23:54:27 WIB Oleh : Nila Jalasutra 437 View
NU Godean Bangun Gedung Tiga Lantai

Tuliskan Komentar